Powered by Blogger.
RSS

Metamorfosis 2


Tahun ke 3 di BNCC, awal tahun sebagai HRD




Tahun ke 3 di BNCC, pertengahan tahun sebagai HRD




Tahun ke 3 di BNCC, akhir tahun sebagai HRD.




Selepas dari BNCC, masih bergulat dengan kehidupan perkulihan.




Masih bergulat dengan kehidupan perkulihan.




Menggila bersama Redina Puspita Sari.





Bersama Mutiara




Bermain di Dufan




TaaaaaRaaaaaNG...Photo waktu mau wisuda, dan banyak yang menunggu-nunggu ini photo...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Metamorfosis 1


Paling kiri. Memang tidak terlalu jelas fotonya,tapi lumayan bisa ketebak itu gw...




Awal masuk SMP. Kegiatan Wushu.




Photo waktu SMP. Sudah bisa ditebak yang mana gw..yupz yang kaos merah.




Awal masuk SMA. Masih dengan rambut pendek.




Tahun ke 2 di SMA, Rambut sudah mulai memanjang.




Tahun ke 3 di SMA, Rambut lebih panjang.




Tahun ke 3 Akhir. Photo kelas 3 IPA




Tahun pertama di BNCC.




Tahun ke 2 di BNCC, awal tahun di MF.




Tahun ke 2 di BNCC, akhir tahun di MF

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Semangkuk Mie...


Pada malam itu Ana bertengkar dengan Ibunya. Karena sangat marah, Ana segera meninggalkan rumah tanpa membawa apapun.

Saat berjalan di suatu jalan, ia baru menyadari bahwa ia sama sekali tidak membawa uang. Saat menyusuri sebuah jalan, ia melewati sebuah kedai bakmi dan ia mencium harumnya aroma masakan. Ia ingin sekali memesan semangkuk bakmi, tetapi ia tidak mempunyai uang.

Pemilik kedai melihat Ana berdiri cukup lama di depan kedainya, lalu berkata : "Nona, apakah engkau ingin memesan semangkuk bakmi ?" "Ya, tetapi aku tidak membawa uang", jawab Ana dengan malu-malu. "Tidak apa-apa, aku akan mentraktirmu", jawab si Pemilik kedai. "Silahkan duduk, akau akan memasakkan bakmi untukmu".

Tidak lama kemudian, pemilik kedai itu mengantarkan semangkuk bakmi. Ana segera makan beberapa suap, kemudian air matanya berlinang. "Ada apa nona ?" tanya si Pemilik kedai. "Tidak apa-apa, akau hanya terharu", jawab Ana sambil mengeringkan air matanya.

"Bahkan seorang yang baru kukenal pun memberi aku semangkuk bakmi !, tetapi... Ibuku sendiri, setelah bertengkar dengan ku, mengusirku dari rumah dan mengatakan kepadaku sagar jangan kembali lagi ke rumah". "Kau seorang yang baru kukenal, tetapi begitu perduli denganku dibandingkan dengan Ibu kandungku sendiri", katanya kepada Pemilik kedai.

Pemilik kedai itu setelah mendengar perkataan Ana, menarik nafas panjang dan berkata, "Nona mengapa engkau berfikir seperti itu ? Renungkanlah hal ini, aku hanya memberimu semangkuk bakmi dan kau begitu terharu. Ibumu telah memasak bakmi dan nasi untukmu saat kau kecil sampai saat ini, mengapa kau tidak berterima kasih kepadanya ? Dan kau malah bertengkar dengannya.

Ana terhenyak mendengar hal tersebut. "Mengapa aku tidak berfikir tentang hal tersebut ? Untuk semangkuk bakmi dari orang yang baru kukenal, aku begitu berterima kasih, tetapi kepada Ibuku yang memasak untukku selama bertahun-tahun, aku bahkan tidak memperlihatkan keperdulianku kepadanya. Dan hanya karena persoalan sepele, aku bertengkar dengannya.

Ana segera menghabiskan bakminya, lalu ia menguatkan dirinya untuk segera pulang ke rumahnya. Saat berjalan ke rumah, ia memikirkan kata-kata yang harus diucapkan kepada Ibunya.

Begitu sampai di ambang pintu rumah, ia melihat Ibunya dengan wajah letih dan cemas. Ketika bertemu dengan Ana, kalimat pertama yang keluar dari mulutnya adalah "Ana, kau sudah pulang, cepat masuklah, aku telah menyiapkan makan malam dan makanlah dahulu sebelum kau tidur, makanan akan menjadi dingin jika kau tidak memakannya sekarang". Pada saat itu Ana tidak dapat menahan tangisnya dan ia menangis dihadapan Ibunya.

Sekali waktu, kita mungkin akan sangat berterima kasih kepada orang lain disekitar kita untuk suatu pertolongan kecil yang diberikannya kepada kita. Tetapi kepada orang yang sangat dekat dengan kita (keluarga) khususnya orang tua kita, kita harus ingat bahwa kita berterima kasih kepada mereka seumur hidup kita.

Renungan :
Bagaimanapun kita tidak boleh melupakan jasa orang tua kita. Seringkali kita menganggap pengorbanan mereka merupakan suatu proses alami yang biasa saja.

Tetapi kasih dan keperdulian orang tua kita adalah hadiah paling berharga yang diberikan kepada kita sejak kita lahir.

Pikirkanlah hal itu...

Apakah kita mau menghargai pengorbanan tanpa syarat dari orang tua kita ?

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

3 Hari Dalam Hidup

Dalam hidup ini hanya ada 3 hari, yaitu

Yang pertama:

Hari kemarin. (PAST)


Anda tak bisa mengubah apa pun yang telah terjadi.
Anda tak bisa menarik perkataan yang telah terucapkan.
Anda tak mungkin lagi menghapus kesalahan;
dan mengulangi kegembiraan yang anda rasakan kemarin.
Biarkan hari kemarin lewat; lepaskan saja...


Yang kedua:

Hari esok. (FUTURE)


Hingga mentari esok hari terbit,
Anda tak tahu apa yang akan terjadi.
Anda tak bisa melakukan apa-apa esok hari.
Anda tak mungkin sedih atau ceria di esok hari.
Esok hari belum tiba; biarkan saja...


Yang tersisa kini hanyalah :

Hari ini. (PRESENT)

Pintu masa lalu telah tertutup;
Pintu masa depan pun belum tiba.
Pusatkan saja diri anda untuk hari ini.
Anda dapat mengerjakan lebih banyak hal hari ini
bila anda mampu memaafkan hari kemarin dan melepaskan
ketakutan akan esok hari.
Hiduplah hari ini. Karena, masa lalu dan masa depan
hanyalah permainan pikiran yang rumit.
Hiduplah apa adanya.
Karena yang ada hanyalah hari ini; hari ini yang abadi.


Perlakukan setiap orang dengan kebaikan hati dan
rasa hormat, meski mereka berlaku buruk pada anda.
Cintailah seseorang sepenuh hati hari ini,
karena mungkin besok cerita sudah berganti.
Ingatlah bahwa anda menunjukkan penghargaan pada
orang lain bukan karena siapa mereka, tetapi karena siapakah diri
anda sendiri

Jadi teman, jangan biarkan masa lalu mengekangmu atau masa
depan membuatmu bingung, lakukan yang terbaik
HARI INI dan lakukan SEKARANG juga!!!!!!

The day will come when you will review your life
and be thankful for every minute of it.
Every hurt, every sorrow, every joy, every
celebration, every moment of your life will be a
treasure. This is why today is called a PRESENT

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

8 x 3 = 23

Yan Hui adalah murid kesayangan Confusius yang suka belajar, sifatnya baik. Pada suatu hari ketika Yan Hui sedang bertugas, dia melihat satu toko kain sedang dikerumunin banyak orang. Dia mendekat dan mendapati pembeli dan penjual kain sedang berdebat.
Pembeli berteriak: "3x8 = 23, kenapa kamu bilang 24?

"Yan Hui mendekati pembeli kain dan berkata: "Sobat, 3x8 = 24, tidak usah diperdebatkan lagi".

Pembeli kain tidak senang lalu menunjuk hidung Yan Hui dan berkata: "Siapa minta pendapatmu? Kalaupun mau minta pendapat mesti minta ke Confusius. Benar atau salah Confusius yang berhak mengatakan".

Yan Hui: "Baik, jika Confusius bilang kamu salah, bagaimana?"

Pembeli kain: "Kalau Confusius bilang saya salah, kepalaku aku potong untukmu. Kalau kamu yang salah, bagaimana?"

Yan Hui: "Kalau saya yang salah, jabatanku untukmu".

Keduanya sepakat untuk bertaruh, lalu pergi mencari Confusius. Setelah Confusius tahu duduk persoalannya, Confusius berkata
kepada Yan Hui sambil tertawa: "3x8 = 23. Yan Hui, kamu kalah. Kasihkan jabatanmu kepada dia." Selamanya Yan Hui tidak akan berdebat dengan gurunya. Ketika mendengar Confusius bilang dia salah, diturunkannya topinya lalu dia berikan kepada pembeli kain.

Orang itu mengambil topi Yan Hui dan berlalu dengan puas.Walaupun Yan Hui menerima penilaian Confusius tapi hatinya tidak sependapat. Dia merasa Confusius sudah tua dan pikun sehingga dia tidak mau lagi belajar darinya. Yan Hui minta cuti dengan alasan urusan keluarga. Confusius tahu isi hati Yan Hui dan memberi cuti padanya. Sebelum berangkat, Yan Hui pamitan dan Confusius memintanya cepat kembali setelah urusannya selesai, dan memberi Yan Hui dua nasehat : "Bila hujan lebat, janganlah berteduh di bawah pohon. Dan jangan membunuh."

Yan Hui bilang baiklah lalu berangkat pulang.

Di dalam perjalanan tiba2 angin kencang disertai petir, kelihatannya sudah mau turun hujan lebat. Yan Hui ingin berlindung di bawah pohon tapi tiba2 ingat nasehat Confusius dan dalam hati berpikir untuk menuruti kata gurunya sekali lagi. Dia meninggalkan pohon itu. Belum lama dia pergi, petir menyambar dan pohon itu hancur. Yan Hui terkejut, nasehat gurunya yang pertama sudah terbukti.

Apakah saya akan membunuh orang? Yan Hui tiba dirumahnya sudah larut malam dan tidak ingin mengganggu tidur istrinya. Dia menggunakan pedangnya untuk membuka kamarnya. Sesampai didepan ranjang, dia meraba dan mendapati ada seorang di sisi kiri ranjang dan seorang lagi di sisi kanan. Dia sangat marah, dan mau menghunus pedangnya. Pada saat mau menghujamkan pedangnya, dia ingat lagi nasehat Confusius, jangan membunuh. Dia lalu menyalakan lilin dan ternyata yang tidur disamping istrinya adalah adik istrinya.

Pada keesokan harinya, Yan Hui kembali ke Confusius, berlutut dan berkata: "Guru, bagaimana guru tahu apa yang akan terjadi?"

Confusius berkata: "Kemarin hari sangatlah panas, diperkirakan akan turun hujan petir, makanya guru mengingatkanmu untuk tidak berlindung dibawah pohon. Kamu kemarin pergi dengan amarah dan membawa pedang, maka guru mengingatkanmu agar jangan membunuh".

Yan Hui berkata: "Guru, perkiraanmu hebat sekali, murid sangatlah kagum."

Confusius bilang: "Aku tahu kamu minta cuti bukanlah karena urusan keluarga. Kamu tidak ingin belajar lagi dariku. Cobalah kamu pikir. Kemarin guru bilang 3x8=23 adalah benar, kamu kalah dan kehilangan jabatanmu. Tapi jikalau guru bilang 3x8=24 adalah benar, si pembeli kainlah yang kalah dan itu berarti akan hilang 1 nyawa. Menurutmu, jabatanmu lebih penting atau kehilangan 1 nyawa yang lebih penting?"

Yan Hui sadar akan kesalahannya dan berkata : "Guru mementingkan yang lebih utama, murid malah berpikir guru sudah tua dan pikun. Murid benar2 malu."

Sejak itu, kemanapun Confusius pergi Yan Hui selalu mengikutinya.

Cerita ini mengingatkan kita:

Jikapun aku bertaruh dan memenangkan seluruh dunia, tapi aku kehilangan kamu, apalah artinya.

Dengan kata lain, kamu bertaruh memenangkan apa yang kamu anggap adalah kebenaran, tapi malah kehilangan sesuatu yang lebih penting.

Banyak hal ada kadar kepentingannya. Janganlah gara2 bertaruh mati2an untuk prinsip kebenaran itu, tapi akhirnya malah menyesal, sudahlah terlambat.

Banyak hal sebenarnya tidak perlu dipertaruhkan. Mundur selangkah, malah yang didapat adalah kebaikan bagi semua orang.

Bersikeras melawan pelanggan. Kita menang, tapi sebenarnya kalah juga.

Bersikeras melawan atasan. Kita menang, tapi sebenarnya kalah juga.

Bersikeras melawan suami. Kita menang, tapi sebenarnya kalah juga.

Bersikeras melawan teman. Kita menang, tapi sebenarnya kalah juga

Kemenangan bukanlah soal medali, tapi terlebih dulu adalah kemenangan terhadap diri dan lebih penting kemenangan di dalam hati.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Bagaimana jika Tuhan kasih lo hidup sampai besok?

Gw adalah termasuk salah satu dari sekian banyak teman gw yang terindikasi penyakit insomnia, atau bahasa kerennya "manusia kalong"...
dan malam itu, seperti biasa teman gw Saveindazone selalu menemani gw BBM (BlackBerry Messenger), teman gw itu pun termasuk dalam ikatan manusia kalong...hahahahhaa...

Awalnya gw dan Saveindazone hanya bicara2 yang gak tau arahnya kemana dan sungguh2 gajebo...saat bicara gajebo itu, tiba2 gw menyarankan untuk kita berandai-andai, yaitu...

Gw : Bagaimana jika Tuhan kasih lo hidup sampai besok?
apa yang akan lo lakukan seharian itu, sebelum lo meninggal?

Saveindazone : Gw pengin jujur atas kebohongan gw selama gw hidup dan yang pasti
juga akan minta maaf atas segala kesalahan gw.
klo lo pengen apa Dut?

Gw : Gw hanya ingin buat semua orang tertawa.
Bahkan klo perlu gak usah ada airmata dihari meninggal dan kremasi
gw. Hanya ada tawa bahagia saja...

Saveindazone : Dut...Dut...Dut...dasar stress lo...ada2 aja lo mah, masa orang
meninggal diketawain...wakakakakakkaa...

Gw : Gw kan selalu menjadi yang BEDA dan SPECIAL, jadi hanya itu
keinginan gw..klo masalah dimaafin, pastilah
dimaafin sama orang2 klo gw ada salah, dan untuk kebohongan dan
kejujuran gw,,itu sudah ada takarannya masing2 disananya..

Saveindazone : Iya deh, nanti gw pasti ketawa buat lo, dan sekarang pun gw sudah
tertawa ngakak atas keinginan lo yang aneh
itu...wakakakakkakakaaa...

Mungkin bagi orang lain, percakapan gw sama Saveindazone adalah sebagai sebuah bercandaan belaka, tapi tahu kah kalian, sebuah bercandaain ini, bisa dijadikan sebagai alat pengingat diantara kami...

Pernah ketika Saveindazone sedang kesal sama salah seorang temannya, dan Saveindazone bercerita ke gw..maka gw pun selalu meningatkan dy, ingat lo hidup hanya untuk hari ini, jangan tambah dosa dan cepat-cepat lah minta maaf..dan saat itu pun Saveindazone segera meminta maaf sama temannya.

Dan pernah juga, ketika gw sedang merasa diremehkan sama teman gw, dan gw berbagi cerita juga dengan Saveindazone, maka dy pun mengingatkan, biarin aja Dut..biar dy puas ketawa..ingat lo hidup hanya untuk hari ini..lo ingin semua ketawa kan... Dan gw pun dengan hati yang lega, ikhlas membiarkan teman gw meremehkan gw sesuka hati dy..

Walaupun terdengar konyol dan mungkin terlalu pesimis menghadapi hidup dengan memikirkan esok hari terakhir kita didunia, tapi jika kita berpikir positive dan akhirnya juga akan menjadi sesuatu hal yang sangat positive, yaitu membiarkan "Sampah Hati" terbuang dengan sendirinya dan mengurangi diri kita untuk berpikir, berbuat dan berkata buruk kepada orang2 yang mungkin tidak suka dengan diri kita.

Mungkin pada saat gw dan Saveindazone saling mengingatkannya dalam konteks bercandaan, tapi tanpa sengaja bercandaain ini pun sebagai pengingat yang sangat baik, (mungkin) untuk gw dan Saveindazone. Dan gw pun menuliskannya di blog ini, sebagai pengingat juga untuk diri gw sendiri, mungkin bisa juga untuk teman2 yang membaca tulisan gw ini...

_-Be Happy-_

(^o^)/")

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

BakCang

Bakcang atau bacang (Hanzi: 肉粽, hanyu pinyin: rouzong) adalah penganan tradisional masyarakat Tionghoa. Kata ‘bakcang’ sendiri adalah berasal dari dialek Hokkian yang lazim dibahasakan di antara suku Tionghoa di Indonesia.



Bakcang menurut legenda pertama kali berasal dari tokoh Qu Yuan (343–289 SM). Qu Yuan adalah sastrawan terkemuka dari Kerajaan Chu. Bukunya sangat laris dan terkemuka, salah satunya Chun Tzu (Ratapan Negeri Tzu) dan Li Sao (Menapaki Kesedihan). Selain itu, ia juga dikenal sebagai menteri yang terpercaya dan setia.

Kerena popularitas itu, rekan-rekannya menjadi iri dan berusaha menyingkirkan dia. Rekannya adalah para penjilat kekuasaan yang bermanis-manis di depan raja dan berusaha menjatuhkan Kerajaan Chu dan lebur dalam Kerajaan Chin. Qu Yuan tidak mau ikut dengan konspirasi itu sehingga ia makin dibenci rekan-rekannya.

Pada suatu kesempatan, para menteri menekan tim dokter untuk menyatakan pantang garam bagi raja yang sedang sakit. Akibatnya raja menjadi makin sakit dan hanya bisa terbaring. Mengetahui adanya komplotan ini, Qu Yuan dia m-diam membungkus garam dalam daum bambu dengan empat kerucut, lalu menggantung bungkusan itu di langit-langit ranjang raja dengan maksud agar garam itu menetes sedikit demi sedikit di atas mulut raja supaya kesehatab raja pulih lagi.

Ketika hal itu diketahui, Qu Yuan malah dituduh meracuni raja. Karena tidak mau berurusan dengan pengadilan, lalu ia bunuh diri dengan menceburkan diri ke Sungai Mi Lou. Mendengar berita ini rakyat menjadi sedih dan mencari jenazah Qu Yuan. Mereka juga melemparkan nasi yang dibungkus dengan bambu kerucut empat untuk dimakan ikan agar tidak mengigit tubuh Qu Yuan. Mereka juga menabuh genderang di perahu untuk mengusir roh-roh naga jahat yang bisa mengganggu roh Qu Yuan.

Peristiwa ini dikenang tiap tahun dengan perayaan Peh Chun (bacang). Perayaan ini ditandai dengan perlombaan perah u naga (dragon boat) yang diawaki sekitar dua puluh orang pendayung yang duduk berpasangan dan mendayung mengikuti ritme genderang dan tradisi ini juga ditandai dengan makan bacang.

Bakcang dengan keempat kerucutnya melambangkan empat kata Qu-Yuan-Setia-Percaya. Bakcang adalah lambang penghormatan karakter terpercaya dan orang percaya malah tidak dipercaya dan bahwa orang setia malah didakwa. Bakcang adalah ungkapan tentang kepercayaan dan kesetiaan.

Bakcang secara harfiah berarti cang yang berisi daging, namun pada prakteknya, cang juga ada yang berisikan sayur-sayuran atau yang tidak berisi. Yang berisi sayur-sayuran disebut chaicang dan yang tidak berisi biasanya dimakan bersam a dengan serikaya atau gula disebut kicang.

Bakcang dibuat dari beras ketan sebagai lapisan luar; daging, jamur, udang kecil, seledri dan jahe sebagai isi. Ada juga yang m enambahkan kuning telur asin. Untuk perasa biasanya ditambahkan sedikit garam, gula, merica, penyedap makanan, kecap dan sedikit minyak nabati.

Tentuny a yang tidak kalah penting adalah daun pembungkus dan tali pengikat. Daun biasanya dipilih daun bambu panja ng yang harus dimasak terlebih dahulu untuk detoksifikasi. Bakcang biasanya diikat berbentuk prisma segitiga.

sumber : dyfaim(dot)blogdetik(dot)com

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kenangan Hari BakCang

Lama sudah rasanya gw gak ngeblog...dan hari ini tiba2 teringat kembali ke masa dimana gw masih kecil dulu, dan ingin menyimpannya didalam blog gw ini...

Hari ini, adalah hari Perayaan Perahu Naga (Pe Cun) atau orang lebih kenal dengan hari BakCang...
sejak dari kemarin, perasaan dan ingatan gw kembali ke masa dimana gw kecil dulu, setiap hari bikin BakCang semua anak perempuan dan menantu dikeluarga gw berkumpul untuk membuat BakCang, dan di sekolah gw pun ramai dengan berbagai perayaan.

Hari membuat BakCang adalah hari yang sangat menyenangkan bagi gw, karena selain Mami gw berada dirumah untuk membantu Nenek gw dirumah, gw pun selalu men-tester semua jenis BakCang yang baru mateng...dan itu merupakan suatu kenangan yang indah, dan dimana setiap BakCang gw selalu merequest BakCang kesukaan gw, yaitu BakCang Ketan yang berisi Daging B2, jamur, kacang bunga teratai, dan telor asin...

Malam hari kami semua makan BakCang yang baru mateng, betapa nikmatnya dan biasanya gw sudah kekenyangan gara2 gw yang selalu mencicipin BakCang2 yang baru mateng, dan semua keluarga pasti akan mengejek2 bercanda kepada gw,,,hahahahaa...

Sembayang BakCang adalah pagi2, dimana matahari belum terbit, dan kebiasaan gw waktu kecil adalah bersama sepupu gw bangun pagi2, dan selalu menjadi kebiasaan gw, yaitu susah untuk bangun pagi2, dan maka setiap hari BakCang itu sepupu gw selalu nginap dirumah gw khusus untuk bangunin gw pagi2 untuk pergi ke Vihara Padumuttara, biasanya setiap Perayaan Pe Cun, di Vihara selalu membagikan Air, dan selalu banyak orang yang pengin mengambil air tesebut...

Gw sama sepupu gw pun gak mau ketinggalan sama yang laen untuk mendapatkan air tersebut, yang konon kata orangtua2, air dan tumbuh2an pada hari Pe Cun atau Bak Cang akan menjadi obat.
Setelah mendapatkan air tersebut, kami pun pulang dan bergegas mandi, katanya klo anak kecil/muda mandi pagi2 akan menjadi awet muda dan sehat selalu..maka gw yang waktu masih kecil pun percaya saja, dan selalu perebutan sama sepupu gw untuk mandi..

Setelah mandi, acara selanjutnya adalah makan BakCang dan selama seharian itu bahkan sampai keesokan harinya pasti akan makan BakCang terus...dan setelah makan BakCang siang harinya biasanya Nenek gw menggantungan daun pandan (klo gak salah) dan Kue Cang disetiap pintu yang berada dirumah, gw pun sampai sekarang gak tau maksudnya untuk apa itu...hehehheee...

Biasanya jam 11 menjelang jam 12 siang, kami membuat pertandingan mendirikan telor ayam dibawah matahari, dan siapa yang paling cepat berdirikan telor ayam, akan mendapatkan hadiah..macem2 hadiah yang diberikan...
Selesai pertandingan, biasanya Papi gw mengajak gw pergi ke kali cisadane, karena disana ada Festival Cisadane, yaitu perlombaan Perahu Naga dan berbagai hiburan...

Yaaahhh...itu lah kenangan yang sangat indah, dan pada hari ini..gw sangat-sangat merindukan moment2 seperti itu lagi...
walaupun kini mungkin gw sudah tidak bisa merasakan hal seperti itu,paling tidak gw masih mempunyai kenangan dan bisa melewatkan masa2 indah seperti itu...^^

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS